Halo Banua Etam!

Ini perjalanan kedua saya selama dua bulan terakhir. Kali ini penempatan yang cukup jauh berbeda dari sebelumnya (Baca : Akhirnya Sampai, Purwakarta!). Dan ini pertama kali saya menginjakkan kaki di Bumi Kalimantan. 

____________

Tepat pada tanggal 28 November 2016 datang email penempatan terbaru bagi trainee untuk bulan selanjutnya. Ketika mencari nama Muhammad Anugrah tertera dengan sangat jelas “penempatan Desember, cabang TGO”. Seketika itu pula saya langsung bertanya dengan Kak Afif trainee batch 2 yang sudah penempatan lama di Purwakarta untuk mengetahui TGO itu cabang apa dan dimana. Dalam benakku berharap itu singkatan dari Tanggerang. Tapi ternyata harapan dan keinginan itu seketika runtuh ketika tau bahwa TGO yang tertulis adalah Tenggarong. 

Tepat sebulan yang lalu Tenggarong menjadi salah satu cabang yang cukup jadi perbincangan hangat diantara para trainee. Karena Tenggarong menempatkan diri menjadi salah satu cabang yang cukup jauh bagi trainee. Mau tidak mau saya harus menyiapkan diri dan mental untuk menghadapi penempatan selanjutnya.

Sehari sebelum waktu keberangkatan, saya mencari travel dari Purwakarta menuju Bandara Soekarno Hatta. Alhamdulillah di Purwakarta ada angkutan khusus ke bandara Soekarno-Hatta Jakarta yaitu Perum DAMRI yang mengenakan tarif sebesar Rp. 65.000. Saya mengambil keberangkatan jam 2 pagi mengingat perjalanan dari Purwakarta ke bandara selama kurang lebih 3 jam dan keberangkatan pesawat Lion yang saya tumpangi keberangkatan jam 07.40 WIB. – Untuk antisipasi waktu di perjalanan takut ada apa-apa lebih tepatnya.

Sepanjang malam saya habiskan waktu tidak tidur selain berkumpul dengan Kak Afif trainee batch 2 dan Bobby trainee batch 9 yang baru datang (menggantikan saya trainne di Purwakarta) di salah satu cafe (katanya sebelum berangkat perpisahan dulu). Saya juga persiapan packing selepas menghabiskan waktu di cafe karena dari kemarin tidak sempat packing mengingat barang yang dibawa sudah overload- kebanyakan pakaian yang tidak dipakai isi kopernya (hahaha).

Selama di dalam bus saya habiskan dengan tidur untuk mengisi kembali tenaga nanti selama diperjalanan menuju Tenggarong, mengingat perjalanan yang akan ditempuh masih panjang dan memakan waktu kurang lebih 5 jam. 

Tibanya di bandara ternyata saya datang lebih awal dari waktu yang diperkirakan. Saya memperkiran sampai di Bandara pukul 5 pagi ternyata datang lebih cepat yaitu jam 4 pagi. Karena ada waktu yang cukup banyak untuk bersantai-santai, saya mencari tempat makan untuk mengisi perut yang sudah berdegup kencang minta diisi. Saya segera menuju tempat makan favorit dibandara yaitu KFC (hahaha), ini dikarenakan harganya yang masih kebilang “normal” bagi kantong backpacker ataupun anak kos (hahaha, kalau ada tempat makan yang rekomendasi di bandara Soekarno-Hatta kontak saya ya hehe).

Tidak berselang lama, saya langsung menuju Pintu 1 B untuk melakukan check-in. Dan disinilah masalah pertama terjadi, ternyata penerbangan Lion pukul 07.40 WIB dialihkan ke penerbangan Batik Air dijam yang sama. Dan penerbangan Batik Air sendiri berada di Pintu 1 C, mau tidak mau saya harus berjalan membawa barang yang begitu banyak-seperti orang yang mau pindahan rumah menuju Pintu 1 C. Saya sempat komplen kenapa tidak ada pemberitahuan, ternyata usut punya usut pihak pemesan tiket memberikan nomor handpone saya yang keliru, seharusnya nomor saya 0831 tapi tertulis 0813 sehingga pemberitahuannya tidak sampai ke saya. 

Sesampainya di dalam pintu 1 C masalah kedua timbul saat hendak check-in. Ternyata barang saya benar saja overload dan dikenakan biaya penambahan bagasi. Syukurnya biaya penambahan bagasi sebesar 3 Kg tidak terlalu mahal berkisar Rp. 35.000.

Perjalanan dari Soekarno-Hatta menuju Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Balikpapan Kalimantan Timur menempuh waktu kurang lebih 2 jam. 

Sesampainya di Bandara Balikpapan, suasana sedikit sepi tidak pada bandara di Jakarta apalagi seperti di Kuala Namu, Deli Serdang. Dan dari pengamatan saya sepertinya Bandar Udara di Balikpapan ini baru saja selesai tahap pembangunan. Sebelum menuju pengambilan bagasi kami disuguhkan dengan spot yang cukup menarik untuk berfoto. – Sebelum meninggalkan bandar udara cekrek dulu

Masalah ketiga timbul ketika hendak melanjutkan perjalanan ke Tenggarong, saya fikir di bandara ada travel ataupun bus menuju Kota Tenggarong, ternyata dugaan saya salah. Sama sekali tidak ada keberangkatan menuju kesana, kalaupun ada hanya taksi yang biayanya bisa mencapai Rp. 500.000 – yang benar saja fikirku. 

Saya langsung menghubungi trainee sebelumnya yang penempatan di Tenggarong untuk memastikan transportasi apa yang bisa saya gunakan untuk sampai di Kota Tenggarong. Setelah berkomunikasi cukup lama, saya dihubungkan dengan salah satu karyawan di Tenggarong bernama Pak Madi untuk menjembatani transportasi apa yang akan saya gunakan. Ternyata untuk sampai ke Kota Tenggarong kita hanya bisa menggunakan mobil travel pribadi yang biayanya bisa mencapai Rp. 350.000, namun jika banyak penumpang tujuan Tenggarong biaya per orang hanya sebesar Rp. 150.000.

Dari Bandar Udara menuju Kota Tenggarong saya harus menempuh perjalanan selama 4 jam – waktu yang cukup lama untuk bisa beristirahat fikirku. Tapi itu tidak saya lakukan mengingat ini pertama kalinya menginjakkan kaki di Banua Etam- Sebutan untuk Kalimantan Timur. (dulu pernah menulis 100 harapan yang ingin dicapai salah satunya adalah bisa traveling ke Kalimantan, dan Alhamdulillah kali ini terwujud). 

_____________

Sepanjang perjalanan saya disuguhkan dengan pemandangan tambang dan hutan. Sepertinya bakal banyak cerita yang akan ditorehkan di Banua Etam ini, untuk sekarang nanti ataupun lusa, ada pelajaran yang akan kita petik. Salam #TravelerUlung

Advertisements

One thought on “Halo Banua Etam!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s