Insyallah, Ikhlas!

Kamis 3 November 2016 adalah hari yang tidak akan pernah terlupakan. Hari dimana kehilangan dan keikhlasan telah diuji secara bersama. Laptop yang telah menemani selama 4 tahun akhirnya harus direlakan untuk orang lain secara paksa.

Tepat di hari ini kosan yang baru 5 hari aku tempati telah kedatangan tamu yang tidak diundang (baca:maling). Hampir seluruh penghuni kos termasuk pemilik kosan menjadi korban yang tidak terduga.

Seketika aku teringat bahwa ini cobaan yang Allah berikan bahwa di dunia tidak ada yang abadi, begitupun barang yang telah kita jaga dan rawat tidak ada yang abadi. Ini menjadi teguran yang sangat berharga. Penyesalan selalu ada tapi keikhlasan akan menjadi jalan terbaik.

Buat “orang yang membutuhkan” laptop itu, jagalah dia dengan baik seperti engkau menjaga dirimu sendiri, nikmatilah selagi bisa engkau nikmati. Tapi ingatlah, sampai kapan kah engkau hidup di dunia? Apa yang engkau cari? Pikirkanlah, masa depan ada di tanganmu. 
Salam,

Insyallah, Ikhlas!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s