Jelajah Museum Negeri Sumatera Utara

Museum Negeri Sumatera Utara
Depan Museum Negeri Sumatera Utara

Kota Medan bukan hanya terkenal dengan wisata kulinernya, namun juga wisata sejarah yang dapat kita nikmati, salah satunya adalah Museum Negeri Sumatera Utara yang bisa jadi refrensi liburan kamu di Kota Medan. Terletak di Jalan H.M Joni Medan, Museum Negeri Sumatera Utara memiliki ciri khas dari gaya bangunannya. Museum Negeri ini sendiri diresmikan tanggal 19 April 1982 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Dr.Daoed Yoesoef.

Saat ini Museum Negeri sudah banyak mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Ketika masuk kita akan disambut dengan petugas yang akan mengecek karcis yang telah dibeli sebelum masuk. Selajutnya kita akan disuguhkan pemandangan modern dengan pemandangan informasi baju khas daerah Sumatera Utara yang memiliki banyak keragaman. Museum Negeri terdiri dari dua lantai yang memiliki fasilitas yang cukup memadai diantaranya adanya ruang pameran tetap, ruang pameran temporer, ruang audio-visual/ceramah,, perpustakaan, dan ruang mikro film. Secara arsitektur, bentuk bangunan induk museum ini menggambarkan rumah tradisional daerah Sumatera Utara. Pada bagian atap depan dipenuhi dengan ornamen dari etnis Melayu, Batak Toba, Simalungun, Karo, Mandailing, Pakpak, dan Nias.

Untuk koleksi yang ada di Museum Negeri ini cukup beragam, mulai dari peninggalan pra-sejarah, informasi sejarah Sumatera Utara, peninggalan Hindu-Belanda, sampai ada informasi mengenai negeri Thailand dapat kita nikmati di Museum Negeri ini. Menurut catatan, sejak 2005 Museum Negeri ini memiliki 6.000 lebih koleksi. Yang unik adalah setiap hari senin Museum Negeri ini tutup, jadi jangan pernah untuk singgah di hari senin. Menurut analisis saya sih kayaknya senin merupakan pagi yang terlalu indah untuk mengenang sejarah bagi para jomblo, jadi untuk mengantisipasi banyaknya jomblo tersiksa lebih baik dihari senin ditutup saja (ngomong apa sih, hahaha, abaikan). Museum Negeri buka dari hari selasa sampai minggu dari jam 8.30-12.00 WIB dan 13.30-17.00 WIB. Untuk harga tiket masuknya sendiri hanya sebesar Rp. 3.000 yang dapat kita beli diloket dekat parkiran sepeda motor. Jangan khawatir untuk kamu yang ingin menunaikan ibadah sholat, karena di Museum Negeri ini terdapat sebuah mushola yang terletak di dapan pintu keluar dari Museum Negeri ini.

By the way, pas saya menjelajah di Museum Negeri ini, saya bertemu abang saya yang sudah lama hilang dari negeri Spanyol. Katanya dia pertama kali datang ke Kota Medan dan sedang menikmati suasana Kota Medan beberapa hari. Jadi sebelum menghilang lagi, saya ajak beliau ngobrol seputar pengetahuannya tentang Kota Medan dan juga keingintahuannya tentang Agama Islam, karena saya ketemu beliau ketika dia asyik mengamati ruangan sejarah perkembangan Islam di Indonesia. So, jangan ragu untuk menjelajahi Museum Negeri Sumatera Utara, karena banyak ilmu yang bisa kamu pelajari disini guys!

Museum Negeri Sumatera Utara

Tips :

  1. Jangan lupa untuk bertanya-tanya dengan petugas museum jika kamu penasaran dengan benda-benda bersejarah yang ada di Museum tersebut.
  2. Jika kamu terasa lapar, disekitaran museum terdapat rumah makan dan jajanan ringan yang dapat kamu nikmati untuk menahan rasa lapar.

Ingatlah, hanya ada dua yang wajib travelers tinggalkan di tempat wisata, KENANGAN dan JEJAK KAKI, SALAM TRAVELER ULUNG.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s