Menikmati Senja Di Hutan Mangrove – Sumatera Utara

Tanpa disadari ternyata di Sumatera Utara banyak objek wisata yang sangat menarik, salah satunya adalah objek wisata Hutan Mangrove yang terletak di Desa Muara Maimbai, Kecamatan Sei Nagalawan, Kabupaten Serdang Bedagai atau yang sering disebut masyarakat sekitar sebagai objek wisata Kampoeng Nipah.

Pertama kali tau informasi ada objek wisata ini kami langsung menyusun rencana survei untuk membuat kegiatan gathering komunitas Koalisi Pemuda Hijau Indonesia (KOPHI) regional Sumatera Utara di objek wisata ini. Ternyata ketika survey pertama kami langsung jatuh cinta dengan tempat ini. Selain hutan mangrove yang masih asri, disini juga ternyata memiliki pasir pantai yang putih. Ada cerita yang unik ketika kami melakukan perjalanan survey ini, ternyata di Desa Muara Maimbai ini terdapat banyak sekali objek wisata yang bisa didatangi, kami sempat salah masuk objek wisata yang ternyata bersebelahan dengan objek wisata Kampoeng Nipah, karena kami sudah dikenakan uang masuk terpaksa harus membayar lagi untuk masuk ke objek wisata Kampoeng Nipah karena berbeda pengelola walaupun berada tepat disebalahnya.

Untuk waktu yang ditempuh dari kota Medan ke objek wisata Kampoeng Nipah ini kurang lebih 2 jam perjalanan menggunakan kendaraan pribadi. Selain tempatnya yang begitu menarik, ada yang berbeda dari objek wisata lainnya disini. Pengelola objek wisata ini menawarkan ekowisata dalam wisata Kampoeng Nipah ini. Jadi kamu bisa belajar bagaimana menanam pohon mangrove, belajar tentang apa itu mangrove, berbelanja hasil olahan mangrove dan tentunya karyawan yang ada di objek wisata ini merupakan masyarakat sekitar yang diberdayakan.

Untuk menuju objek wisata ini, pengunjung ditawarkan untuk menaiki perahu kecil menuju pintu masuk objek wisata Kampoeng Nipah, namun jika kamu yang punya trauma sebaiknya berjalan kaki saja menuju pintu masuk objek wisata sekitar 7 menit karena pengelola tidak menyediakan pelampung ketika berada di atas perahu. Tempat ini juga terdapat jembatan bambu yang mengajak kamu menikmati hutan mangrove lebih dekat. Jika menuju senja, kamu akan menikmati hembusan angin laut yang begitu kencang dengan disuguhi pemandangan pasir putih dan pantai yang luar biasa.

Fasilitas :

Di objek wisata ini terdapat mushola yang cukup bersih dan unik, karena terbuat dari bambu dan didirikan di dekat hutan mangrove. Selain itu juga disini terdapat kamar mandi yang cukup banyak yang bisa digunakan pengunjung secara gratis. Di objek wisata Kampoeng Nipah terdapat warung yang menyediakan makanan seafood yang bisa kamu pilih sendiri olahan lauknya secara langsung, dan juga di objek wisata ini terdapat beberapa pondok yang bisa kamu nikmati bersama keluarga, sahabat dan teman.

Biaya :

Untuk masuk ke objek wisata ini kamu harus merogok kocek kurang lebih Rp. 20.000/kendaraan, tapi ini sudah termasuk dengan ongkos parkir, jadi jangan khawatir dengan biaya tambahan yang akan kamu keluarkan. Untuk kamu yang mengadakan kegiatan besar, pengelola juga menyediakan homestay dan juga aula yang bisa kamu sewa. Untuk harga yang ditawarkan mulai dari Rp. 100.000 sampai Rp. 200.000 dan dapat kamu nego sesuai dengan kebutuhan kamu.

Tips :

  1. Di objek wisata Hutan Mangrove ini juga menyediakan beberapa homestay yang bisa kamu sewa untuk melakukan event lebih dari satu hari , jangan khawatir untuk kamu yang ingin membuat kegiatan ditempat ini.
  2. Jangan buang sampah sembarang, karena pengelola telah menyiapkan beberapa tempat sampah yang bisa kamu gunakan.
  3. Untuk kamu yang ingin menikmati air pantai, disarankan untuk tidak berlama-lama, karena air yang ada disepanjang pantai kurang bersih.
  4. Biasanya pada sore hari dan di minggu-minggu tertentu di objek wisata Kampoeng Nipah akan terjadi pasang, jadi jangan heran jika menjelang sore hari air laut akan naik kepermukaan tempat kamu berada, karena objek wisata ini tidak jauh dari bibir pantai.
  5. Jangan memakai baju berwarna hitam jika berada di objek wisata mangrove, karena akan mengundang nyamuk untuk hinggap, pastikan juga jika kamu ingin menginap di objek wisata ini untuk membawa lotion anti nyamuk.

Hanya ada dua yang wajib travelers tinggalkan di tempat wisata, KENANGAN dan JEJAK KAKI, SALAM TRAVELER ULUNG 🙂

Advertisements

One thought on “Menikmati Senja Di Hutan Mangrove – Sumatera Utara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s