Catatan Perjalanan Ke Sayum Sabah – Sembahe

Pada tanggal 27 Februari 2016 kemarin, saya melakukan perjalanan ke salah satu objek wisata yang ada di Sumatera Utara bersama teman-teman dari radio kampus. Sebenarnya agenda perjalanan ini sudah direncakan sejak bulan Januari, dan baru terealisasikan pada tanggal 27 kemarin. Perjalanan kali ini kami habiskan ke Objek wisata Sayum Sabah.

Sayum Sabah sendiri merupakan nama desa yang ada di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara dan menjadi salah satu objek wisata keluarga yang sering dikunjungi. Objek wisata ini sendiri merupakan objek wisata pemandian aliran air dari pegunungan, jadi jangan heran jika air yang akan dinikmati sangat dingin dan membuat kamu cukup menggigil. Perjalanan ke objek wisata ini ditempuh kurang lebih 2 jam dari kota Medan. Untuk transportasi sendiri kami menyewa bus Lintas USU (LINUS) yang merupakan bus kampus Universitas Sumatera Utara (USU). Jalan yang akan dilewati ketika masuk ke objek wisata ini sebenarnya sangat kecil hanya cukup satu kendaraan yang bisa lewat, namun jangan khawatir jalur yang dilalui cukup lancar.

Ketika sampai di objek wisata ini kita akan disambut dengan jembatan yang cukup panjang yang akan menuntut kamu untuk waspada karena jembatan akan bergoyang bila kamu berada di tengah-tengah jembatan. Tapi jangan khawatir jembatan ini dirancang dengan sangat baik, yang perlu kamu perhatikan adalah jangan berhenti diatas jembatan untuk selfie atau berfoto terlalu lama diatas jembatan.

Sesampainya di pondok yang cukup besar, kami pun memulai acara dengan sharing seputar pengalaman, games dan yang terakhir mandi sepuasnya di sungai. Tanpa kami sadari ternyata batu-batu dialiran sungai ini cukup menyakitkan dikaki, jadi pandai-pandai untuk mencari posisi yang nyaman, dan selain itu juga disepanjang aliran sungai juga terdapat banyak sampah yang merusak pemandangan, jadi jangan biasakan membuang sampah dialiran sungai, karena di objek wisata ini telah disediakan tempat sampah untuk menampung sampah para pengunjung.

Fasilitas :

Di objek wisata Sayum Sabah ini terdapat empat kamar mandi yang dapat kamu gunakan secara gratis, selain itu terdapat juga mushola yang bisa digunakan untuk kamu menunaikan sholat. Selain pemandian sungai yang mengalir cukup deras, di objek wisata ini juga terdapat fasilitas penginapan danjuga aula yang bisa kamu sewa untuk kegiatan yang lebih besar.

Biaya :

Untuk biaya pondok, ada dua jenis harga, untuk pondok yang cukup besar dihargai Rp. 500.000/hari, dan yang paling murah pondok yang cukup kecil seharga Rp. 70.000/hari, jadi kamu bisa memilih sesuai dengan kapasitas yang kamu butuhkan.

Tips :

  1. Sebenarnya selama diperjalanan menuju objek wisata Sayum Sabah terdapat beberapa objek wisata yang menawarkan pemandian aliran sungai saya sama,  tergantung budget dan keinginan kamu, karena di Sayum Sabah terdapat fasilitas lapangan dan pondok yang lebih memungkin untuk menampung kapasitas banyak, maka kami memilih diobjek wisata ini.
  2. Jangan lupa untuk membawa bekal, karena disini jarang sekali warung yang menjajakan makanan berat.
  3. Jangan berenang di sungai jika cuaca sedang hujan karena bisa sewaktu-waktu debit air naik dari hulu (bah).
  4. Jangan buang sampah sembarangan apalagi buang sampah dialiran sungai, karena akan menggangu pemandangan dan kebersihan sungai yang menjadi objek wisata utama.

Hanya ada dua yang wajib travelers tinggalkan di tempat wisata, KENANGAN dan JEJAK KAKI, SALAM TRAVELER ULUNG 🙂

Advertisements

4 thoughts on “Catatan Perjalanan Ke Sayum Sabah – Sembahe

  1. Sampah memang masalah klasik di tempat manapun ya mas. Bagus sekali ulasanya, Semoga kapan-kapan saya bisa berkunjung ke Sumatra. 🙂

    Salam kenal.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s